Mengapa Harus ke CekPremi.com Jika Ingin Asuransi Mobil?

Angka kecelakaan lalu lintas di berbagai belahan dunia tak pernah surut. Hal ini pula berlaku untuk di tanah air di mana angka kecelakaan akan meningkat saat liburan panjang menjelang hari raya maupun akhir tahun. Kecelakaan yang terjadi tidak hanya menimpa kendaraan roda dua saja tapi juga roda empat atau bahkan lebih. Naasnya, kecelakaan yang terjadi kerap menimbulkan korban jiwa yang tak tanggung-tanggung jumlahnya. Menyikapi hal inilah, para pengendara kendaraan bermotor dianjurkan untuk memiliki asuransi kendaraan. Jika Anda adalah pemiliki kendaraan roda empat, silahkan asuransikan kendaraan Anda secepatnya. Apakah Anda memang dari dulu ingin melakukan hal ini tapi masih bingung untuk melakukannya? Jika jawabannya iya, sangat disarankankan untuk mengunjungi:

Reventon Mitra Pratama

Icon 21 Kebon Jeruk

Blok B no. 17

Jl. Meruya Ilir Raya

Srengseng – Kembangan

Jakarta Barat, ID 11620:

Website: CekPremi.com

Mengapa harus ke kesini?

Membuat Anda tahu serba-serbi seputar asuransi mobil

Ada banyak orang di luar sana yang membeli asuransi mobil tanpa tahu dengan jelas asuransi mobil itu seperti apa, jenis asuransi yang diambil apa, berapa biaya premi yang seharusnya dibayar, perlindungan yang didapat seperti apa, dan lain sebagainya. Hal inilah yang menyebabkan mereka tidak membayar premi secara rutin, mengajukan pembatalan polis, suka komplain, dan menyesal. Oleh karena itulah, perlu adanya pemahaman dan penambahan wawasan terlebih dahulu mengenai produk asuransi. Nah, semua itu bisa didapatkan di cekpremi.com karena di situs ini, Anda bisa mengetahui lebih banyak soal asuransi mobil, mulai dari jenis asuransi mobil sampai prosedur pengajuan klaim.

Memudahkan Anda mengecek premi dari berbagai asuransi mobil

Butuh waktu cukup lama jika Anda harus mengecek satu per satu premi yang ditawarkan dari setiap asuransi kendaraan. Belum lagi permasalahan mengenai tidak adanya situs resmi atau sulitnya situs resmi perusahaan asuransi diakses, hal ini jelas akan menghambat pencarian informasi mengenai premi. Namun, hal semacam ini tidak perlu Anda alami lagi jika Anda sudah ke Cek Premi. Mengapa? Di situs ini, Anda bisa mengecek premi dari berbagai asuransi kendaraan terbaik dan termurah yang ada di tanah air. Tinggal masukkan data yang diperlukan, seperti tahun kendaraan, merek, tipe, seri, dan kode plat. Kemudian, klik tombol cek premi dan hasilnya pun langsung bisa Anda lihat dan bandingkan tanpa perlu menghabiskan waktu seharian. Untuk informasi selengkapnya, bisa cek di Fan Page CekPremi.

Membantu Anda mengajukan klaim

Beberapa pemilik polis asuransi mengeluhkan soal sulitnya mengajukan klaim karena mereka tidak begitu tahu caranya. Memang dari pihak asuransi menyediakan customer service untuk membantu para nasabah mereka mendapatkan informasi dan bantuan mengenai berbagai hal menyangkut asuransi yang mereka tawarkan. Masalahnya adalah tidak semua perusahaan asuransi menyediakan layanan konsumen selama 24 jam atau tidak semua stafnya dapat memberikan informasi atau bantuan yang dibutuhkan. Untuk itu, CekPremi siap memberikan bantuan kepada nasabah yang sudah membeli asuransi melalui situs ini untuk mengajukan klaim agar berjalan lancar dan bisa diterima oleh perusahaan asuransi yang bersangkutan.

Oya, sebagai informasi tambahan, di situs terpercaya ini pula Anda bisa mendapatkan informasi dan membandingkan produk-produk asuransi lainnya, seperti asuransi kesehatan, motor, perjalanan, dan properti. Anda pun bisa konsultasi terlebih dahulu kepada staf yang berpengalaman dari situs ini guna meminimalisir salah beli polis asuransi.

Sebelum Memilih antara Asuransi Mobil All Risk atau TLO

Pada umumnya, perusahaan asuransi mobil menawarkan dua jenis asuransi kendaraan pada nasabah mereka, yaitu all risk (comprehensive) dan total lost only atau sering disingkat TLO. Dua jenis asuransi mobil memiliki perbedaan yang cukup signifikan bila dilihat dari segi perlindungan di mana asuransi mobil all risk akan menjamin biaya perbaikan dan ganti rugi apabila kendaraan mengalami kerusakan ringan maupun berat. Sedangkan untuk asuransi kendaraan TLO hanya memberikan biaya perbaikan dan ganti rugi bila kendaraan mengalami kerusakan berat yang mencapai 75 persen. Meskipun berbeda, setiap nasabah punya pendapat dan pandangan masing-masing mengenai kedua jenis asuransi ini. Apabila Anda tertarik untuk mengasuransikan kendaraan roda empat Anda tapi belum menentukan mana jenis asuransi yang akan dipilih, sebaiknya lakukan hal-hal berikut:

Cek jumlah premi dari setiap jenis asuransi kendaraan tersebut

Perlu diketahui bahwa jumlah premi untuk asuransi mobil comprehensive dan juga total lost only berbeda satu sama lain. Pada umumnya, estimasi untuk premi asuransi mobil all risk adalah 2,5-3 juta rupiah atau bahkan lebih per tahunnya. Sedangkan untuk asuransi kendaraan TLO, estimasi jumlah preminya adalah 600 ribu-1 juta rupiah atau lebih per tahunnya. Mengapa berbeda? TLO hanya memberikan perlindungan dan ganti rugi terhadap mobil dengan kerusakan berat saja, sedangkan all risk mencakup kerugiaan ringan dan juga berat. Di samping itu, jumlah premi juga tergantung dari tahun keluaran mobil dan jenis mobil itu sendiri. Bila Anda memiliki mobil sport dengan mereklamborgini, ferarri, dan lain sebagainya, jelas premi yang dibayar akan jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan mobil keluarga atau mobil untuk mengangkut barang.

Ketahui layanan dan perlindungan tambahan

Pada umumnya layanan yang diberikan untuk kedua jenis asuransi kendaraan ini sama. Adapun beberapa layanan yang didapat adalah mobil pengganti selama 3-5 hari, mobil derek, mobil ambulan, antar jemput mobil ke bengkel, layanan untuk mobil bermasalah di jalan, klaim di rumah atau kantor, dang anti rugi berupa mobil baru ketika mobil hilang.Meskipun demikian, perbedaan terjadi padaketetapan dan kebijakan dari perusahaan asuransi yang mana ada perusahaan yang hanya menyediakan layanan tertentu saja dan ada pula perusahaan yang memberikan layanan full. Oleh karena itu, disarankan untuk mengetahui dulu dan kemudian membandingkan jenis servis yang bisa didapatkan bila membeli asuransi di perusahaan ini atau perusahaan itu.

Di sisi lain, perlindungan tambahan (perluasan) pun saat ini sudah sama baik untuk asuransi mobil all risk maupun total lost only. Ya, perusahaan asuransi pada umumnya akan memberikan perlindungan tambahan dari banjir, kebakaran, huru-hara, terorisme, dan lain sebagainya. Namun, seperti yang dikatakan sebelumnya bahwasannya disarankan untuk mencari tahu terlebih dahulu mengenai hal ini karena setiap perusahaan asuransi memiliki ketentuan dan ketetapan yang berbeda-beda.

Cari tahu prosedur klaim dari kedua jenis asuransi tersebut

Mau jenis asuransinya TLO maupun comprehensive, prosedur klaimnya terbilang sama. Anda harus mengisi formulir klaim terlebih dahulu, kemudian melengkapi sejumlah berkas, seperti surat keterangan dari kepolisian, surat keterangan sakit dari dokter (bila nasabah mengalami luka dan cedera dan dirawat di rumah sakit), foto kendaraan, rekaman kejadian (bila ada), polis asuransi, dan surat-surat kendaraan lengkap. Mungkin yang membedakan adalah lamanya proses persetujuan klaim baik dari jenis asuransi atau pun dari perusahaan itu sendiri. Tidak dapat dipungkiri bahwa ada perusahaan yang mampu melakukan proses klaim dalam waktu singkat dan ada pula yang melakukan proses dalam waktu yang cukup lama.

Faktor Pemicu Besarnya Biaya Premi Asuransi Kesehatan dan Asuransi Jiwa

Mungkin dari Anda semua telah sering mendengar kata premi asuransi khususnya bagi para nasabah asuransi. Untuk yang belum tahu, premi asuransi itu merupakan sejumlah uang yang harus dibayar kepada pihak asuransi sesuai dengan apa yang telah disepakati bersama. Membayar premi asuransi sangat penting bagi para nasabah asuransi. Setelah mengetahui pengertian dari premi asuransi, berikut ini akan dibahas mengenai faktor pemicu besarnya biaya premi asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Ini dia pemicu besarnya biaya premi asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.

Perokok aktif

Rokok merupakan salah satu kebiasaan yang sulit untuk dihentikan kebanyakan orang terutama perokok aktif. Merokok merupakan kebiasaan yang dapat merusak kesehata. Dibalik itu semua, ternyata buat Anda yang ingin membeli asuransi kesehatan dan asuransi jiwa masalah satu ini dapat mempengaruhi jumlah premi yang harus dibayar. Bagi para perokok aktif yang memutuskan membeli asuransi kesehatan dan asuransi jiwa untuk melindungi diri, maka Anda harus siap-siap untuk mengelurakan biaya yang cukup besar. Pasalnya perokok aktif dapat menjadi pemicu premi asuransi keduanya besar. Semua ini dikarenakan orang yang terbiasa merokok (perokak aktif) akan lebih mudah terserang penyakit dibandingkan tidak merokok. Untuk itu, tidak ada salahnya mulai dari sekarang mengurangi rokok agar sehat dan dapat membuat premi lebih murah.

Penyakit yang diderita

Masalah penyakit yang diderita juga dapat menjadi pemicu besarnya biaya premi yang harus dibayar. Ada beberapa jenis penyakit yang dapat menyebabkan biaya premi menjadi mahal. Diantaranya sebagai berikut:

  1. Penyakit asma

Penyakit asma bisa dikatakan sebagai penyakit yang datang tiba-tiba muncul karena penyakit ini bisa dikatakan penyakit bawaan. Maka dari itu, jika Anda menderita penyakit ini maka hal yang wajar jika biaya premi kedua asuransi ini besar.

  1. Kanker

Kanker merupakan penyakit yang cukup berbahaya sehingga perusahaan asuransi akan memutuskan bagi penderita kanker atau sudah menderita kanker untuk membayar premi tinggi. Selain itu, biasanya bagi yang mengalami penyakit satu ini memiliki tambahan seperti ada jangka waktu 5 hingga 7 tahun sebelum calon nasabah dapat membeli asuransi jiwa.

  1. Depresi

Biasanya calon nasabah yang menderita depresi dapat memicu premi asuransi kesehatan dan jiwa mahal.

  1. Riwayat keluarga

Jika ada salah satu keluarga yang memiliki riwayat kesehatan yang serius, ini dapat juga menyebabkan premi asuransi menjadi besar.

Obesitas

Memiliki tubuh gemuk atau obesitas merupakan salah satu tanda bahwa hidup bahagiah. Namun, dibalik tubuh yang gemuk biasanya terdapat banyak masalah kesehatan. Banyaknya orang yang memiliki tubuh gemuk lebih mudah terkena penyakit. Dengan begitu, obesitas dapat menjadi faktor pemicu besarnya biaya premi yang harus dibayar di saat membeli asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Oleh karena itu, sebaiknya jaga berat badan Anda agar lebih sehat dan ketika beli dua asuransi ini biaya premi akan lebih murah.

Resiko pekerjaan

Pekerjaan merupakan tanggung jawab yang harus dikerjakan dengan baik meskipun harus terjun langsung kelapangan yang memiliki resiko cukup besar. Jika Anda berprofesi sebagai seorang penambang emas, batubara, pengebor minyak, pilot, pramugari, atau bekerja dengan resiko yang cukup tinggi lainnya, maka inilah yang harus membuat Anda membayar kedua premi asuransi ini besar.

Demikianlah yang dapat menjadi faktor pemicu besarnya biaya premi asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Meskipun besar, ini semua sesuai dengan resiko yang harus ditanggung oleh pihak asuransi.

Mempelajari Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga pada Asuransi Mobil

Dalam asuransi mobil, ada istilah Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga atau TJH III. Apa itu TJH III? TJH III merupakan pemberian ganti rugi kepada pihak ketiga atas kerugian yang mereka derita diakibatkan oleh mobil yang diasuransikan. Apa pun jenis perlindungan yang Anda pilih entah All Risk atau TLO, hendaknya menambahkan perlindungan perluasan ini dalam polis. Terutama ketika Anda tinggal di perkotaan dengan tingkat kecelakaan di jalan raya semakin tinggi karena sarat akan kepadatan lalu lintas serta perilaku buruk pengendara yang suka ngebut. Agar tidak timbul kesalahpahaman dikemudian hari, hendaknya mempelajari hal-hal terkait TJH III pada asuransi mobil sbb:

Hal yang dijamin & tidak dijamin

Bukan sebatas memberikan pertanggungan atas kerusakan kendaraan pihak ketiga, melainkan TJH III juga mengcover kerugian pihak ketiga atas kerusakan harta benda, luka badan, bahkan sampai kematian. Jika pihak ketiga menggunakan jasa supir, hal buruk yang terjadi pada supir juga masuk dalam pertanggungan. TJH III masih tetap berlaku meskipun mobil dibawa oleh orang lain yang telah memperoleh izin dari Anda sebagai tertanggung. Namun, untuk mobil digunakan untuk belajar mengemudi, ikut kampanye, penumpang di mobil yang diasuransikan, pihak ketiga tidak lain orang-orang yang mendapatkan upah dari tertanggung, atau pihak ketiga yang merupakan pasangan atau anak-anak dikecualikan dalam perlindungan TJH III.

Batasan uang pertanggungan

Perusahaan umumnya telah menetapkan batasan uang pertanggungan untuk perlindungan TJH pihak ketiga di antaranya 10 juta, 25 juta, 50 juta, hingga 100 juta. Anda bisa mengajukan uang pertanggungan yang tinggi selama disetujui oleh perusahaan asuransi. Perlu diketahui bahwa ketika kerugian yang dialami oleh pihak ketiga atas kendaraan, supir, atau penumpang mobil melebihi uang pertanggungan yang disetujui oleh pihak asuransi, selisihnya akan menjadi tanggungan Anda atau sesuai dengan kesepakatan Anda dengan pihak ketiga nantinya.

Prosedur klaim

Agar klaim TJH III bisa dicairkan, Anda harus mengikuti prosedur klaim yang telah ditetapkan oleh perusahaan asuransi.

  • Ketika Anda menabrak pengendara lain karena alasan apa pun, hendaknya segera menghubungi pihak perusahaan. Disarankan tidak mengambil alih tanggung jawab atas kerugian yang dialami oleh pihak ketiga sebelum mendapatkan persetujuan dari pihak asuransi.
  • Selanjutnya, Anda akan melakukan kesepakatan dengan salah satu pihak asuransi mengenai kapan & di mana akan melakukan survei.
  • Dalam pertemuan ini, Anda juga bakal mengisi laporan kerugian sekaligus melengkapi dokumen lainnya seperti polis asuransi yang masih aktif, surat keterangan dari pihak kepolisian, SIM, dan lain sebagainya.
  • Setelah surveyor menerbitkan Surat Perintah Estimasi (SPE), Anda akan membawanya ke bengkel rekanan perusahaan asuransi.

Ketika kecelakaan mengakibatkan supir atau penumpang dari pihak ketiga mengalami cedera, Anda bisa melampirkan kuitansi pembayaran sebagai dokumen pengajuan klaim.

Pembatalan pertanggungan

Tidak semua kasus Tanggung Jawab Pihak Ketiga diterima oleh perusahaan asuransi. Ada beberapa kasus pengajuan klaim TJH III yang dibatalkan. Mengapa? Hal ini lantaran mobil yang diasuransikan menabrak kendaraan lain yang juga memiliki perlindungan asuransi kendaraan. Kalau demikian, masing-masing kendaraan harus mengajukan klaim pada perusahaan asuransi yang dipercayakan sebagai pentransfer resiko.

Hambatan sebelum Mengajukan Klaim Asuransi Mobil

Mengajukan klaim asuransi itu tidak begitu sulit selama para pemegang polis mengikuti prosedur pengajuan klaim yang sudah ditetapkan oleh pihak asuransi. Sayangnya, sebagian pemegang polis cukup kesulitan untuk mengajukan klaim karena mereka memiliki sejumlah masalah dengan berkas-berkas yang nantinya dibutuhkan sebagai syarat agar klaim bisa diterima. Tahukah Anda apa saja masalah atau hambatan mereka sehingga mereka kesulitan atau bahkan tidak bisa mengajukan klaim untuk polis car insurance yang mereka miliki? Temukan jawabannya di bawah ini:

Polis hilang

Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini karena manusia akan sering melakukan kesalahan. Di samping itu mereka pun kerap sekali lupa dengan sesuatu yang sudah mereka kerjakan. Ya, hal ini pun berlaku terhadap polis asuransi yang mereka pegang di mana mereka bisa saja menghilangkan polis tersebut dengan berbagai alasan baik sengaja atau pun tidak sengaja. Sebagai contoh, mereka dengan sengaja meletakkan dokumen tersebut di dalam tas dan tas tersebut disimpan rapat di dalam lemari. Ketika mereka membutuhkan dokumen tersebut, mereka lupa di mana meletakkannya. Ada juga yang harus mau tidak mau mengalami masalah kehilangan karena suatu bencana, seperti banjir atau kebakaran. Ya, tidak dapat dipungkiri bahwasannya bila rumah sudah terendam banjir atau dilahap di jago merah, semua aset termasuk dokumen tersebut akan rusak atau bahkan tak berbekas lagi.

Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan oleh pemegang polis bila kehilangan polisnya dengan alasan tertentu? Jawabannya adalah segera melaporkan kehilangan tersebut ke perusahaan asuransi. Ingat jangan ditunda-tunda selagi masalah ini belum terlupakan. Bila memang baru menyadari masalah ini ketika mau mengklaim, sebaiknya tetap melaporkan perkara ini. Tidak perlu khawatir selama Anda masih menjadi nasabah aktif karena pihak asuransi tentu memegang salinan berkas Anda. Mereka akan mengganti berkas tersebut secepat mungkin sehingga Anda bisa mengajukan klaim atau mereka akan mempersilahkan Anda untuk mengajukan klaim tanpa berkas tersebut.

SIM dan STNK yang sudah tidak aktif atau hilang

Beberapa orang sengaja tidak memperpanjang SIM dan STNK mereka karena mereka berpikir bahwa hal tersebut akan membuat mereka menghabiskan banyak uang. Sementara itu, beberapa orang lainnya tidak sengaja tidak memperpanjang kedua berkas tersebut karena tidak tahu masa aktifnya. Apapun alasannya, kedua berkas ini dibutuhkan ketika hendak klaim. Bagaimana bila hilang? Tentu saja nasabah diharapkan untuk segera mengurus berkas tersebut agar ketika mengajukan klaim, mereka bisa langsung melengkapi semua berkas. Bagaimana bila kedua berkas hilang ketika mengalami kerugian? Harap melapor ke pihak yang berwajib dan minta surat keterangan sementara. Ketika mengajukan klaim nantinya, diharapkan juga untuk memberikan penjelasan terkait hilangnya berkas tersebut.

Di sisi lain, apabila SIM dan STNK sudah tidak aktif ketika mengajukan klaim, pihak asuransi bisa saja menolak klaim karena menganggap bahwa pemilik mobil tidak memiliki izin mengendarai kendaraan yang jelas. Solusi untuk menghindari hal ini adalah segera memperpanjang kedua berkas itu agar keduanya bisa aktif dan digunakan kembali. Memang butuh dana yang tidak sedikit untuk mengaktifkan kedua dokumen ini karena ada denda yang akan dikenakan, khususnya untuk STNK yang sudah tidak aktif untuk waktu yang lama. Namun, bila ingin klaim yang diajukan diterima, mau tidak mau nasabah harus berkorban untuk mengaktifkan dokumen itu.

Semoga, dengan mengetahui informasi di atas, para pemegang polis bisa mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan sebelum mengajukan klaim dengan optimal sehingga klaim mereka bisa diterima.